Monday, January 21, 2013

kenikmatan setelah memuncak


Begitulah kata yang tepat untuk menggambarkan situasi pendakian yang pernah saya alami.. ^^ Ada banyak cerita menarik dari pendakian ini. cekidott..

Kala itu, Jum'at 15 Oktober 2011 kami sudah siap berangkat untuk pendakian gunung Lawu guna memperingati hari PL (Pangudi Luhur). Sebelum berangkat kami melakukan check barang bawaan masing masing pendaki. Jumlah pendaki dari tim saya kurang lebih adalah 10 orang (saya sedikit lupa) hehe :) Sebenarnya sekolah saya bukanlah sekolah yang beridentitaskan PL namun kami ikut turut serta pendakian karena undangan dari teman kami yang ber-almamater PL jadi apa boleh buat kami memutuskan untuk mengikutinya (selain itu memang hobi juga sih) haha :D Kembali ke cerita, setelah selesai check barang kami berangkat dari Solo pukul 15.00 WIB. Sebelum ke cemoro kandang kami berdoa dulu, kisaran 2 jam kami telah sampai di Cemoro Kandang. Kami beristirahat sebentar sembari mengisi perut dengan sepiring nasi goreng serta teh panas (walaupun panas tetap saja dingin). Kala itu juga kami bertemu dengan pendaki dari polandia (sepasang kekasih). Kami foto bareng disana namun sayang saya tidak bisa menampilkan fotonya.

Pukul 19.00 WIB kami berangkat dari basecamp cemoro kandang, perlahan kami berjalan. Kami bernyanyi meneriakkan semangat kami agar tidak merasa lelah (karena memang dengan begitu kami kuat). Saat itu ada 2 wanita yang ikut pendakian dalam kelompok saya, walaupun mereka wanita namun mereka juga sangat antusias dalam pendakian ini. Beberapa kali kami juga break karena medan yang panjang dan berat memaksa kami untuk itu. Namun hal tersebut tidak mematahkan semangat kami untuk terus berjalan menuju puncak. Berjalan berjalan dan berjalan kami menghabiskan waktu 5 jam untuk sampai di pos untuk nge-camp dan kami masak air untuk menikmati kopi dan beberapa mi instan. Setelah itu kami tidur. Ketika tidurpun yang saya rasakan, adem poll.. Jari tangan saya ngandel bahasa Indonesianya menebal. wkwkwk Saya hampir tidak bisa tidur, pukul 5.00 WIB sebagian dari kami bangun termasuk saya untuk melanjutkan muncak, dan yang sebagian tetap menjaga tenda.

Saat itu kami ber-4, yaitu saya, anof, arya, dan ucil bertemu dengan pendaki yang ber-identitaskan sekolah PL. Kami di sambut dengan hangat, kami pun akhirnya berbicara banyak hal tentang pendakian dan kegiatan alam yang di adakan mereka. Berbagi pengalaman dengan mereka..  Gayeng rasane... haha Lalu kami melanjutkan muncak yang terlihat hanya seruas jari jentikan (kelingking) namun luar biasa masih lumayan tinggi. Medan batuan curam pun menunggu kami, semakin tertantanglah kami. Semangat saya untuk muncak semakin tinggi karena mengingat pendakian ini adalah pendakian saya yang ke-2 setelah yang pertam telah saya lakukan di Gunung Merbabu pada 17an thn 2010. Inilah alasan saya untuk memuncak. hehe Kembali ke topik, hampir tiba di puncak saya dan rekan saya mulai kelelahan, kami beberapa kali break di sana, makan roti tawar, gula jawa, dan minum soft drink untuk menyegarkan kembali tubuh kami. Setelah beberapa saat istirahat tibalah waktunya melanjutkan kembali aktivitas kami yaitu muncak. Puncak puncak puncak, teriakan dalam hati saya untuk menambah semangat.. Dalam hal ini menyemangati diri sangat perlu untuk memompa semangat.

Setapak demi setapak tiba tiba munculah tugu yang menandakan puncak gunung Lawu ini. Saya sangat senang, sontak saya berteriak WUUUUWWW..!!! Rasanya jerih payah saya selama perjalanan terbayar lunas, keindahan alam sekitar dapat saya jangkau dengan mata telanjang.. Sungguh luar biasa alam ini, hatiku berkata.. Lalu saya hunting foto hehe Foto di atas adalah foto saya (kanan) dengan salah seorang alumni PL (kiri). Saya lupa nama beliau heheh


Begitulah pengalaman pertama saya mendaki gunung Lawu pada tanggal 15-16 Oktober 2011. Bila ada kata kata alay atau kurang pantas saya ucapkan maaf.
Terima kasih atas kunjungan anda. Maturnuwun. Gusti mberkahi. :)